5 Destinasi Gunung Untuk Hiking Para Pendaki Pemula

5 Destinasi Gunung Untuk Hiking Para Pendaki Pemula

Ditengah padatnya aktifitas sehari – hari, tentu saja kita membutuhkan satu hal untuk menjernihkan pikiran yaitu berekreasi. Berekreasi juga banyak cara mulai dari pergi ke mall, atau pergi ke suatu pulau, atau pergi hiking ke pegunungan. Nah dikesempatan ini, kami akan membahas tujuan destinasi hiking untuk kamu yang baru saja ingin mencoba hiking.

Pada dasarnya hiking merupakan sebuah kegiatan olahraga yang dilakukan baik secara berkelompok atau sendiri. Namun untuk kamu yang baru pertama kali ingin melakukan hiking, tentu saja harus bergrombol. Pastikan anda pergi hiking dengan orang yang sudah berpengalaman dalam bidang tersebut untuk menghindari hal – hal yang tidak di inginkan. Tidak terlupa juga siapkan alat – alat yang harus dipersiapkan sebelum bergegas menanjak gunung.

Rekomendasi Gunung Untuk Pendaki Pemula

Nah jika semua sudah siap, tentu saja kamu harus menentukan tujuan gunung apa yang akan anda daki. Jika kamu masih pemula, kamu jangan langsung mencoba gunung – gunung yang memiliki ketinggian lebih dari 3.000m. Hal tersebut tentu saja sangat beresiko untuk kamu yang baru pertama kali mendaki. Pilihlah gunung yang tidak terlalu tinggi dan memiliki track yang cukup mudah untuk dilalui. Berikut ini kami akan memberikan beberapa daftar gunung rekomendasi untuk para pendaki pemula.

Gunung Kawah Ijen

Rekomendasi gunung pertama yang bisa anda coba adalah gunung kawah Ijen. Gunung ini selain mudah didaki juga memiliki pemandangan alam yang cukup spektakuler yaitu api biru atau sering dikenal api abadi. Api berwarna biru ini bisa anda lihat dalam kurung waktu jam 2 subuh hingga jam 5 pagi. Jadi jika anda ingin melihat Blue fire, tentu saja anda harus mendaki dari jam 11 malam. Lokasi gunung ini berada di Jawa Timur, tepatnya di kota Banyuwangi.

Gunung ini memiliki ketinggian 2.443 mdpl, dan memiliki jarak tempuh kepuncak sekitar 2,5 – 3 jam. Jalur trek menuju puncak juga cukup mudah dilewati karena warga sekitar sudah sering menggunakan jalan tersebut untuk menambang digunung tersebut. Namun tetap saja anda harus berhati – hati dengan jalurnya yang dipenuhi pasir dan memiliki jalur yang cukup curam dibeberapa titik. Jika anda tidak sanggup dan ingin memaksakan kepuncak, tenang saja disana ada jasa ojek gerobak yang bisa anda sewa. Untuk menuju puncak, anda akan dibawa kepuncak menggunakan gerobak yang ditarik oleh warga setempat. Harga ojek gerobak ini berkisar Rp. 750.000 – 1.000.000 per orang.

Gunung Gede

Selanjutnya adalah Gunung Gede. Gunung ini cukup dekat dari Jakarta dan tidak memerlukan biaya akomodasi yang tinggi jika ingin hiking ke gunung ini. Gunung ini dapat dikatakan memiliki jalur pendakian yang pendek sehingga jalur pendakian ini cukup mudah untuk ditempuh para pendaki pemula. Gunung Gede juga memiliki padang bunga Eldeweis yang sangat indah .

Selain padang bunga Eldeweis, kamu juga bisa menikmati pemandangan alam lainnya seperti air terjun Ciebereum. Selain itu juga di gunung ini terdapat sumber mata air panas. Jika kamu ingin mencoba mendaki gunung ini, paling tidak kamu harus menempuh selama 6 jam untuk ke puncak gunung bagi para pendaki pemula. Gunung Gede memiliki ketinggian 2.958 mdpl.

Gunung Pulosari

Gunung selanjutnya adalah gunung Pulosari. Gunung ini berada di Padeglang, Banten. Gunung ini memiliki ketinggian 1.346 mdpl dan memiliki jalur pendakian yang relatif pendek dibandingkan dengan gunung lainnya sehingga gunung ini sangat cocok untuk anda yang baru pertama kali ingin melakukan pendakian gunung.

Untuk mencapai puncak gunung, kamu harus mendaki selama 1,5 jam saja. Namun, perlu anda ingat, meskipun jalur pendakiannya relatif pendek, kamu juga harus berhati – hati karena jalur pendakian gunung ini dikenal cukup terjal, apa lagi jika kamu masi pemula.

Gunung Sibayak

Destinasi Hiking selanjutnya adalah Gunung Sibayak. Gunung ini terletak di dataran tinggi Karo, Sumatra Utara. Tinggi gunung ini 2.904 mdpl dan untuk mencapai puncak gunung, kamu harus menempuh perjalanan selama 4-5 jam untuk para pendaki pemula. Melalui gunung ini, anda akan disuguhkan pemandangan batuan cadas, serta kawah gunung yang masih aktif.

Jika anda mendaki gunung ini, kami menyarankan anda mendaki mulai dari jam 2 pagi untuk mengejar sun rise yang dinotabene banyak orang sebagai pemandangan sunrise terindah.

Gunung Nglanggeran

Nah gunung terakhi adalah gunung Nglanggeran. Gunung ini sangat cocok nih untuk kamu yang mager karena harus mendaki berjam – jam. Gunung ini hanya perlu waktu tidak sampai 1 jam untuk mencapai puncaknya. Sangat cepat bukan ? Bagaimana tidak, gunung ini hanya memiliki ketinggian 700 mdpl saja.

Gunung ini terdapat di daerah Jogjakarta. Gunung ini sering disebut juga dengan julukan Gunung Api Purba. Hingga saat ini, gunung ini masih berstatus sebagai gunung yang masih aktif. Jika anda berkunjung ke gunung ini, pastikan anda datang lebih dahulu, karena jalur pendakian ini hanya dibuka untuk 50 orang saja perharinya.

Peralatan Untuk Hiking

Nah jika sebelumnya kita sudah membahas mengenai destinasi wisata gunung untuk didaki para pemula, maka kali ini kami akan membagikan informasi seputar alat – alat apa saja sih yang wajib dibawa saat ingin mendaki.

Mungkin beberapa peralatan dibawah ini sering dianggap sepele oleh sebagian orang, namun jika anda melupakan hal ini akan berakibat fatal jika sedang mendaki gunung. Penasaran apa saja alat – alatnya ? Berikut daftar peralatan yang wajib dibawa untuk mendaki gunung.

  • Sepatu Hiking

Daftar peralatan pertama tentu saja anda harus menggunakan sepatu hiking jika ingin mendaki gunung. Jika anda menggunakan sepatu biasa, bisa – bisa anda tergelincir saat mendaki akibat terjalnya jalur yang anda lewati.

  • Tas Gunung (Carrier)

Selanjutnya adalah Tas Carrier. Tas yang anda gunakan untuk mendaki gunung harus memiliki kapasitas yang bisa menampung barang yang banyak. Hal ini wajib anda punya untuk kemanan dan kelengkapan saat mendaki gunung. Terlebih lagi biasanya tas carrier memiliki tahan air atau anti air, yang membuat barang – barang penting seperti baju atau makanan anda tidak basah.

  • Makanan Cadangan

Makanan sangat berperan penting saat anda mendaki gunung mengingat digunung tidak ada warung atau makanan. Jika kamu kekurangan makanan bisa – bisa kamu hanya merepotkan teman – teman kamu. Yang lebih parahnya jika kamu tersesat dan terpisah dari gerombolan kamu, kamu hanya bisa memakan daun. Dan jangan lupa bawalah cokelat yang berkadar gula tinggi untuk menambah energi kamu saat mendaki gunung.

  • Kompas

Alat selanjutnya adalah kompas. Kompas memang sering dianggap remeh oleh para pendaki baru atau pendaki yang sudah senior karena jalur trek yang dilewati begitu -begitu saja. Namun anda harus berantisipasi jika terjadi hal – hal yang tidak di inginkan. Peran kompas sangat penting saat kamu tersesat.

  • Baju Cadangan

Selanjutnya adalah baju cadangan. Jika kamu mendaki gunung selama dua hari, tidak ada salahnya kamu membawa baju untuk 3 hari. Jika pakaian kamu basah, kamu bisa terkena penyakit hipotermia akibat kedinginan yang menyebabkan kematian. Sangat mengerikan bukan?

  • Jas Hujan

Peralatan selanjutnya adalah jas hujan. Jas hujan sangat penting kamu bawa karena di gunung memiliki iklim yang tidak menentu. Jika kamu basah dan kedinginan, kamu bisa terkena penyakit hiportemia loh.

  • Matras & Sleeping Bag

Matras & Sleeping bag wajib kamu bawa jika kamu mendaki gunung. Saat kamu berkemah tentu saja kamu memerlukan alas dan selimut yang menutupi badan kamu. Jadi kedua hal ini wajib kamu bawa jika kamu berkemah digunung.

  • Peralatan Serba Guna

Yang terakhir adalah peralatan serba guna. Ini sangat penting untuk anda seperti pisau untuk memotong sesuatu, korek api, panci untuk memasak dan kompor. Bawahlah hal – hal tersebut dengan cara membagi tugas diantara gerombolan kamu.